SMAIT Insan Madani Palopo adalah institusi Pendidikan level menengah yang bernaung di bawah Yayasan Nurul Islam Palopo (YANIPA) yang berkedudukan di Jl. Tomangambari Kelurahan Songka, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo Sulawesi Selatan.
Secara historis, SMAIT Insan Madani Palopo didirikan pada tahun 2021, sebagai kelanjutan dari SMPIT Insan Madani Palopo yang telah berdiri 3 tahun lebih awal yakni di tahun 2018. Pada tahun pertama pendirian, SMAIT Insan Madani Palopo menempati satu ruang belajar di Lokasi SMPIT Insan Madani.
Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2022, SMAIT Insan Madani Palopo mendapat tanah Wakaf dari wakif dermawan yaitu H. Rasdin Sonny dan Hj. Rosnaeni, S.E. (Allahu yarhamha) seluas 1.813 m3. Kemudian dibangunlah ruang kegiatan belajar untuk kelas reguler dan kelas boarding (asrama Tahfiz al-Qur’an). Selanjutnya pada tahun ajaran 2022/2023, tepatnya tanggal 15 Oktober 2022, dilakukan peresmian Gedung oleh Pengurus Yayasan dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, yang diwakili oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI (Palopo-Luwu), yang dirangkaikan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H. Momentum ini menandakan bahwa SMAIT Insan Madani Palopo telah mendapatkan Izin Operasional, NPSN dan Data Dapodik dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Selanjutnya pada bulan November 2023, pengelola SMAIT Insan Madani Palopo mengajukan proses akreditasi sekolah ke Badan Akreditasi Nasional (BAN) dan mendapatkan nilai B, sehingga dapat mengusulkan jalur SNBP sabanyak 25% dari jumlah siswa yang akan lanjut ke PTN.
Pada tanggal 27 April 2024, setelah ujian akhir sekolah, SMAIT Insan Madani Palopo melakukan penamatan perdana sebanyak 31 orang peserta didik. Dan dari jumlah ini ada 5 orang yang lulus masuk PTN dengan jalur tes (SNBT), yakni di Unhas, UNM, UIN Malang, UIN Makassar dan juga UIN Palopo dengan jurusan yang variatif; teknik mesin, psikologi, ahli gizi, akuntasi, informatika.
Begitu pun di Angkatan kedua tahun 2025, SMAIT Insan Madani Palopo kembali menamatkan 40 orang peserta didik. Dari jumlah tersebut, alumni yang lolos ke PTN jalur SNBT semakin meningkat, ada yang di Unhas, UNM, UIN Surabaya, Unsulbar, dan ada juga yang melalui jalur mandiri dan beasiswa, seperti di PIP Makassar dan PPA Ibnu Katsir Jember Jawa Timur.
Semoga alumni-alumni berikutnya terus bertebaran masuk ke PTN favorit, sehingga mereka menjadi generasi yang berkualitas, baik secara intelektual, spiritual, emosional dan sosial.